Kembara Anak Jalanan
Roda zaman berputaran
Masih ada juga insan mengitari jalanan
Saat kaki terlanjang menelusuri kerikil perjuangan
Bersenandung semangat dalam panas dan hujan
Berdendang tentang penderitaan
Puisi hiba menjadi pengalas santapan
Debu dan dingin menyelimuti diri
Sebelah lengan pengalas mimpi
#wahai ilham... bertamulah kembali
puisiku tk habis lagi ni... :(
Saat tulang belulang digigit kedinginan
ReplyDeleteSaat kering kulit dimamah terik mentari
Hanya senandung bisu
Dan ngeran munajat
menguatkan semangat kehidupan
Semut api teman setia di waktu igauan
tikus mondok kerap juga bertandang
mungkin bertanya khabar
mungkin mengintai sisa makanan
Aku sering bertanya
apa bedanya
aku dan kamu
dalam perjuangan penghidupan