Dari gugusan buah
akal fikiran...
Yang tumbuhnya dari
se pohon hati yang berdegup tenang.
Dengan gemeresik
kehijauan dedaunan
bagaikan bisikan keramat....
Pada mulakat ini
bercambahlah tangkai-tangkai
keindahan kuntuman
bunga-bunga bahasa
bak butiran-butiran
kemilau mutiara...
yang amat berharga...
Aku teruja...
antara yang tersurat
dan tersirat
bersulamkan makrifat..
Inilah hakikat...
mantera.....
sebuah PUISI...
No comments:
Post a Comment