Thursday, April 15, 2010

ANTARA DUA DIARI

Menyusuri gelombang waktu
gandingan ritma hati
dan senandung sukma jiwa
kian resah diburu
masa nan kelam
melintasi senja nan suram
dengan ketelusan akal fikiran
bersama kehalusan erti perasaan
Ku lontarkan segala
calar-calar siksa
garis-garis duka
jauh...
tiada lagi kesedihan
tiada lagi tangisan

Namun...
kepada angin jua
ku lewati segala yang terpendam
segala remuk redam
agar lenyap jelaga rawan
Terasa ingin ku teriak
sayang.. suara yang kian serak
Akhirnya... ku susun bait-bait kata
tidak semudah menyusun batu-bata
meniti renda kehidupan
ku sisipi deretan coretan
lembaran demi lembaran
dalam diari usangku

Kini...
dalam diari hatiku
hanya ada...
kenangan yang terindah...

No comments:

Post a Comment