Di keheningan subuh
Sayup bergema laungan muazin
Semilir angin menyapu lembut
Menggigil aku tika dan saat ini
Menyingkap tirai kealpaan silam
Menyelinap menyengat di qalbu
Terasa syahdu nian sekeping hati
Di balik cermin waktu
Dalam meniti usia sebegini
Semakin terasa...
Ada percikkan keringat kekesalan
Ada malu menggamit sendu
Ada dosa terkesannya noda
Ada sepi menggapai rindu
Menganyam sulaman ketenangan
Lalu menular secebis inti keinsafan
Menitis airmata dalam rangkulan taubat
Bicara hati melafazkan
istikrar nasuha
Ada damai yang ku gapai
Ada cinta yang bertaut yang ku paut
Wujud-MU mengizharkan sangsi
Ijtimak di padang mahsyar
itu pasti
Bibir setia melafaz zikir
Tempiaskan khusyuk
Untuk ku tunduk
runduk penuh tawaduk…
Mohon margfirah dan rahmah-MU
Apakah aku bisa menghidu haruman taman Raudhah-MU...
Apakah aku bisa menatap puas senyum Rasulku...
Kerana....
senyuman itu adalah syafaat bagiku...
No comments:
Post a Comment