Wednesday, February 26, 2014

~ ??? ~

Bayu malam seperti hilang punca
Angin semilir membalut rasa
Sesekali menyapa tanpa arah
Sesekali menghembus sejarah
Ada selapis tipis bayang petang
Yang masih bersisa menyelit ruang
Ada nada ejekan
Ada riak kekekan
Dalam kesamaran mencari jawapan
Emosi meruntuh benteng pertahanan
Melolos rancu kebimbangan
Iman... Terajuilah pemikiran...
~ ilham Sutera Kasih

4 comments:

  1. Jangan dihalau semilir angin tidak berarah
    Mungkin hadirnya untuk menenang gelora jiwa
    Walaupun mustahil hendak didakap
    dirasa pahit manisnya
    Kekadang sepoinya merungkai seribu makna
    Jangan diusir kelibat bebayang petang
    Walaupun diusir tidak ke mana ghaibnya
    Jadikan bebayang pencetus semangat girang
    Mengarah iman mengemudi bahtera
    Merdekakanlah minda
    Ucap selamat sejahtera
    Pada sang bayu
    Pada bebayang yang tidak diundang
    Mungkin ada cerita dibalik ceritera
    Mungkin ada dongeng yang hendak dipersembahkannya
    Mungkin ada lawak yang hendak dikongsi sama
    Mungkin ada tangisan yang berendamkan airmata
    Mungkin....

    ReplyDelete
  2. dan...
    segalanya berkemungkinan
    segalanya hanya andaian
    tiada kepastian
    acapkali juga..
    ada alur gembira bertimpal ragu
    berbisik di cuping tanpa jemu
    ada cebisan belas di penjuru hati
    berperang dalam diri sendiri
    Mungkin...
    Bilamana fajar kembali menyingsing
    Segalanya akan kembali terasing
    Pabila cahaya mentari mengupas subuh
    Diri ini harus berhenti mengeluh

    ReplyDelete
  3. Mungkin ada benarnya
    embun kan hilang ditelan mentari
    kerana panasnya tidak mengenal erti suci
    Mungkin ada benarnya
    sang mentari kan sembunyi di balik terbit purnama
    kerana hening malam tidak mengizinkan kepanasan berpanjangan
    Mungkin ada benarnya
    bisikan hati berbisik naluri
    mengintai curiga yang tiada pasti
    Mungkinkah ada benarnya
    di balik benak yg ditemui
    kebenaran menyimpang pergi
    keluh kesahmu bergumpal ragu
    yg tiada bertempat
    yg tiada bertugu
    Di manakah benarnya....

    ReplyDelete
  4. Benarlah...
    Di mana benarnya
    Bilamana ianya satu kemungkinan cuma
    Hanya menebak di sebalik ceritera
    Mengintai curiga mengoyak damai jiwa
    Bergumpal ragu bermukim sendu
    Mungkin benar...
    Segala sesuatu adalah mungkin
    sebelum ianya terbukti tidak mungkin...

    ReplyDelete